Kisah Unik Penemuan Velcro: Bahan Perekat Berpengait


Tahukah Anda tentang Velcro? Mungkin banyak dari Anda yang tidak terlalu familier dengan nama 'Velcro'. Tapi jika saya bertanya, tahukah Anda tentang bahan perekat yang biasanya ditambahkan pada sepatu atau baju atau dompet, yang jika dilepaskan akan mengeluarkan suara 'kraaaaaakkkk', yang biasanya berbentuk pita ban memanjang, apakah Anda tahu? AHA! Sekarang Anda tahu, seperti apa itu Velcro?

Pernahkah Anda berpikir mekanisme seperti apa di balik merekatnya kaitan kecil pada Velcro tersebut? Pernahkah Anda secara iseng berpikir, siapa penemu Velcro dan bagaimana cara dia menemukannya? Jika Anda orang yang menyukai hal-hal unik dan menarik mengenai penemuan segala sesuatu, dan ingin mengetahui bagaimana cara mereka akhirnya digunakan oleh semua orang dan memberikan manfaat yang sangat besar bagi dunia, silakan Anda baca ulasan artikel berikut...
George de Mestral awalnya adalah seorang insinyur biasa asal Swiss, yang bekerja sebagai manajer di sebuah toko mesin. Hingga suatu hari, sewaktu jalan-jalan di pegunungan Alps dan ketika pulang menemukan pakaiannya di penuhi benih tanaman yang menempel di tubuhnya. Dia merasa kesal ketika membersihkannya, namun hal itu juga menimbulkan keinginan tahunya.
Setelah dilihatnya melalui mikroskop, ternyata benih-benih itu memiliki kait yang membuatnya terkait dengan bahan pakaian. Hal itu menimbulkan ide "perekat berkait".

Pada saat awal pengerjaannya, Mestral harus rela ditertawakan oleh orang-orang. Mestral pergi ke Perancis dan menemukan seorang penenun yang tertarik dengan idenya. Namun hal itu tidak cukup membuat Mestral berhasil, karena kerjasama itu baru sampai pada tahap prototype.

Untuk menghasilkan produk secara besar-besaran, ia mencari seorang rekan pabrikan. Di Swiss dia menemukan satu orang yang bersedia membuatnya, namun ternyata hal itu terlalu sulit dan pemilik pabrik itu akhirnya menyerah.

Mestral saat itu sudah menghabiskan seluruh uangnya, rekan pabrikannya meninggalkannya, dan dia harus meneruskan semua risetnya seorang diri. Akhirnya dia memutuskan untuk istirahat selama beberapa saat di sebuah vila di gunung.

Begitu pulang kembali, Mestral menghubungi penenun yang membantunya untuk membuat prototype untuk mencoba pendekatan baru. Keduanya membuat alat tenun yang efektif dan menemukan seorang investor yang bersedia mendanai proyek mereka.

George de Mestral menamai alat perekatnya Velcro. Dia mematenkan produknya itu pada tahun 1955, dan mulai membuka toko untuk menjual produknya di beberapa negara eropa. Pada tahun 1958, seorang kolumnis bernama Sylvia Porter pertama kali menyebutkan produknya di kolom Your Money's Worth. Porter menulis, produknya sebagai "zipperless zipper".

Velcro mulai mengalami booming sewaktu produk tersebut dipergunakan oleh NASA untuk perekat baju astronot. Setelah itu, para penyelam dan marinir juga mengikuti langkah NASA menggunakan produk tersebut.

Saat ini, Anda bisa menemukan produk Velcro ini dimana-mana, dari sepatu yang Anda pakai, jaket hingga tas Anda. Dalam buku "The One Minute Millionare" penulis menyatakan Velcro telah menghasilkan 250 juta dolar AS pada tahun 2003 dan mempekerjakan 3.300 karyawan.

Anda tahu apa yang membuat Mestral berhasil? Ketekunan. Mestral tidak berhenti walaupun ia ditertawakan, kehabisan uang, tidak memiliki rekanan lagi dan banyak rintangan lainnya yang menghadangnya. Ingatlah, mungkin ide yang Anda temukan hanya sesuatu yang sederhana atau orang anggap gila, namun jika Anda percaya maka keberhasilan sudah menanti Anda.


Sumber: chily-distro

Tidak ada komentar:

Posting Komentar